Berita

BEM Kristiani Seluruh Indonesia Mendesak Presiden Copot Menteri ESDM karena Gagal Wujudkan Swasembada Energi

11
×

BEM Kristiani Seluruh Indonesia Mendesak Presiden Copot Menteri ESDM karena Gagal Wujudkan Swasembada Energi

Sebarkan artikel ini

Jakarta, 2 Maret 2026 — Charles Korpus BEM Kristiani Seluruh Indonesia secara resmi mendesak Presiden Republik Indonesia untuk mencopot Bahlil Lahadalia dari jabatan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI. Desakan ini disampaikan menyusul pernyataan Menteri ESDM di Istana Negara pada Senin (2/3/2026) bahwa cadangan BBM nasional saat ini hanya cukup sekitar 20 hari.

Menurut Charles Korpus, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya ketahanan energi nasional dan bertentangan dengan komitmen Asta Cita Presiden, khususnya dalam mewujudkan swasembada dan kedaulatan energi nasional.

Di tengah meningkatnya tensi geopolitik akibat konflik Amerika–Israel vs Iran yang belum diketahui kapan akan berakhir, stabilitas pasokan energi global berada dalam situasi rentan. Jalur distribusi minyak dunia berpotensi terganggu, sementara Indonesia masih bergantung pada impor minyak mentah dan BBM untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Sebagai negara dengan konsumsi BBM yang besar dan ketergantungan impor yang signifikan, Indonesia seharusnya memiliki cadangan strategis yang memadai untuk mengantisipasi krisis pasokan. Secara internasional, standar ketahanan energi yang ideal berada pada kisaran 90 hari (3 bulan) cadangan strategis, sebagaimana diterapkan banyak negara untuk menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.

Namun, dengan ketersediaan yang disebut hanya sekitar 20 hari, Indonesia dinilai berada dalam posisi rawan apabila terjadi gangguan distribusi global dalam waktu singkat.

Charles Korpus menilai kondisi ini sebagai bentuk kegagalan kepemimpinan Menteri ESDM dalam:
• Memperkuat cadangan energi nasional
• Mengurangi ketergantungan impor BBM
• Mewujudkan visi swasembada energi sebagaimana dicanangkan Presiden

“Kedaulatan energi bukan sekadar wacana. Dalam situasi global yang tidak menentu, negara wajib memastikan cadangan BBM minimal tiga bulan untuk melindungi rakyat dan menjaga stabilitas ekonomi,” tegas pernyataan resmi Charles Korpus.

BEM Kristiani Seluruh Indonesia menyampaikan tiga tuntutan utama:
1. Presiden RI segera mengevaluasi dan mencopot Menteri ESDM.
2. Pemerintah menyusun kebijakan darurat untuk meningkatkan cadangan BBM nasional hingga minimal 3 bulan.
3. Percepatan pembangunan infrastruktur penyimpanan energi dan penguatan produksi dalam negeri guna mencapai swasembada energi.

Charles Korpus menegaskan bahwa desakan ini bukan bermuatan politis, melainkan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam menjaga kepentingan bangsa.

“Indonesia tidak boleh rapuh dalam sektor energi. Ketahanan energi adalah fondasi ketahanan nasional,” tutup pernyataan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250