Berita

Apresiasi Masyarakat. PLT Camat Tambang Yorin S.STP MH Pimpin Sidak, Warung Remang Remang Ditutup

49
×

Apresiasi Masyarakat. PLT Camat Tambang Yorin S.STP MH Pimpin Sidak, Warung Remang Remang Ditutup

Sebarkan artikel ini

Tambang, Kampar – Plt Camat Tambang, Yorin S.STP MH, menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah dengan memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah warung remang-remang di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 20 Oktober 2025, sebagai respons terhadap keresahan masyarakat terkait aktivitas yang meresahkan.

Dalam sidak tersebut, Yorin tidak bekerja sendiri. Ia menggandeng berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama (alim ulama), aparat kepolisian dari Polsek setempat, serta anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan keseriusan dan sinergitas dalam upaya penegakan peraturan daerah.

Hasil dari sidak tersebut cukup memprihatinkan. Tim gabungan menemukan adanya praktik prostitusi terselubung dengan ditemukannya wanita penghibur di beberapa lokasi. Selain itu, minuman keras berbagai jenis, termasuk BIR dan tuak, juga ditemukan di warung-warung tersebut. Temuan ini jelas melanggar peraturan daerah yang berlaku di Kabupaten Kampar.

Menyikapi temuan tersebut, Yorin bertindak tegas dengan menutup langsung operasi warung remang-remang yang terbukti melanggar. Ia juga memberikan teguran keras kepada para pemilik warung agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar, terutama terkait jam operasional yang harus tutup pada pukul 22.00 WIB.

“Terlebih di lokasi remang-remang Kubang Jaya itu berdekatan dengan masjid dan pondok pesantren, justru ini menjadi permasalahan di tengah-tengah masyarakat,” tegas Yorin, menunjukkan kepeduliannya terhadap nilai-nilai agama dan moral yang dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat.

Tindakan cepat dan tegas yang diambil oleh Plt Camat Tambang ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Mereka merasa terbantu dengan upaya penertiban ini, terutama karena warung remang-remang seringkali menjadi sumber gangguan ketertiban dan penyakit sosial. Masyarakat berharap, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.

 

✍️.. Indra Castra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250