Cakra Republik.com – Pekanbaru,-Bertempat digedung balai adat lembaga adat Melayu Riau, untuk menjalin silaturahmi dan konsolidasi organisasi laskar kemelayuan.Rabu,11/12/2024.
Dalam pertemuan ini, hadir juga ketua DPH LAMR Datuk Sri ikram Jamil,Datuk Sri Raja Marjohan, perwakilan dari Polda Riau AKBP Sugeng Hariyanto, Perwakilan Kesbangpol Pemprov Riau dan para pengurus LAM RIAU dan Perwakilan Dari organisasi kemelayuan.

Konsolidasi ini dibuka langsung oleh Datuk seri Raja Marjohan.
Beliau juga Berpesan bagaimana kita bisa menjaga negri ini dan menjaga Marwah.
“Lembaga adat ini adalah rumah besar Kito,terbuka untuk siapapun, dan Saya berharap,kita semua bisa menjaga nilai-nilai ada Melayu dan Marwah.
Terbuka juga buat semua suku,dan agama yang ingin bersilaturahmi “ungkapnya
Ditempat yang sama panglima Tinggi penggawa Melayu Riau Datuk Afrizal anjo meminta kepada pengurus LAM RIAU, agar kami ini anak kemenakan lebih di perhatikan.
“Kami ada 23 organisasi kemelayuan yang tergabung dalam PMR ini,
tidak pernah diperhatikan oleh para Datuk – Datuk pengurus LAM RIAU selama ini. Kita juga ikut berjuang untuk menjaga Marwah Melayu yang ada di Riau,jadi kami meminta agar pemerintah dan lembaga adat lebih memperhatikan kami” pungkas nya.
Adapun 23 organisasi yang tergabung di PMR, diantara nya 17 organisasi perwakilan masing-masing yang hadir
1 – Penggawa Melayu Riau (PMR)
2 – Front pembela bumi lancang kuning
3 – Laskar Melayu Riau
4 -Pagar Negeri Bumi Riau
5 – Serikat pemuda ocu
6 – pemuda Melayu Riau Bersatu
7 – Tanjak Bertuah
8 – Serikat pekerja Rumpun Melayu industri Indonesia
9 – Gerakan Anak Melayu
10 – Barisan Anak Melayu
11 – Ikatan putra Pekanbaru
12- Satria Melayu
13 – masyarakat peduli kabupaten Siak
14 – Gerakan Pemuda Melayu
15 – Ikantan keluarga Rohul
16 – pemuda Sriwijaya
17 – Ikatan keluarga sungai Tapung
Dalam acara ini, panglima Tinggi penggawa Melayu Riau juga menekankan Bagaimana kita bisa kompak dan bersatu untuk menjaga kampung kita .
“Kita bersepakat bergerak bersama dan mendukung program pemerintah yang lebih memperhatikan anak kemenakan Melayu.” tambah nya.













