Cakrarepublik.com — TPTM — Malam puncak TPTM expo tahun 2025 dalam rangka memperingati hari jadi kecamatan tanah putih tanjung melawan (TPTM) yang ke 23, Suasana kehidupan ditahun 70 – 90 -an seolah olah kembali terulang di hadapan masyarakat TPTM, pada Minggu malam (02/11/2025), ditaman kota kepenghuluan Melayu besar, kecamatan TPTM

lampu pelita yang diletakkan disepanjang taman kota, di setiap sudut sudut taman, tikar yang dibentangkan di lantai taman, listrik yang dipadamkan, menambah ingatan akan kehidupan budaya Melayu diera tahun 70-90 an.

Para 4 Datuk kepala suku ditanah putih tanjung melawan, 5 Datuk penghulu se- kecamatan TPTM, Camat TPTM, KUA TPTM, tokoh agama, serta tokoh masyarakat Babinsa diarak dengan iringan obor menuju lokasi acara, kemudian disambut dengan pemutih obek pencak silat, sejenak kemudian para Datuk Datuk dipersilahkan duduk diatas tikar atau duduk beidau. Prosesi ini makin menambah suasana sakral akan budaya Melayu, ditahun 70-90 an,

Dalam malam puncak pentas seni TPTM Expo yang bertemakan Lungun balimbuk ini diisi dengan balas pantun dari anak anak TK suradiraja batu hampar, teater dari SMAN 1 TPTM, serta hiburan dari grup kompang kelapa condong dari Dumai, menambah meriahnya puncak pentas seni tersebut.

Datuk paduka diraja dari kepenghuluan Mesah mengapresiasi pemuda pemudi TPTM, panitia, komunitas seni dan budaya madah tuah negeri, karena berhasil mengembalikan Susana kehidupan budaya Melayu tahun 70-90 an diacara puncak pentas seni ini.

“Suasana malam puncak seni dan budaya Melayu pada malam ini sangat kental akan kehidupan tahun 70 -90an , suasana yang redup, temaram, dan hening ,kami memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, pemuda pemudi, madah tuah negeri yang berjibaku hingga suksesnya acara ini”

Ditempat yang sama Camat TPTM Muhammad Zuhri mengatakan bahwa kegiatan yang dibuat pemuda pemudi dan Madah Tuah negeri TPTM, adalah kegiatan yang perlu di dukung dan di apresiasi,
maka dari itu pemerintah kecamatan TPTM akan melibatkan pemuda pemudi TPTM dan Madah Tuah negeri untuk ikut berkolaborasi serta mendampingi dalam pawai musabaqoh tilawatil quran ( MTQ ) sekabupaten Rohil yang akan diadakan bulan November nanti, dengan membantu mempersiapkan dana dan perlengkapan pakaian Madah Tuah negeri.
Pembina komunitas madah tuah negeri Aal Rahim sekha dan Kadir jaya atau yang lebih dikenal jaya konsultan, turut memberi pujian kepada pemuda pemudi serta madah tuah negeri yang telah bersusah payah menyukseskan acara ini
” Pujian patut diberikan kepada pemuda pemudi TPTM ,madah tuah negeri, tanpa mereka acara malam ini tidak akan berjalan sukses ” tutup jaya konsultan













