Berita

Menjemput Hidayah di Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Bengkalis Ucapkan Dua Kalimat Syahadat

549
×

Menjemput Hidayah di Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Bengkalis Ucapkan Dua Kalimat Syahadat

Sebarkan artikel ini

Bengkalis – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan keagamaan. Pada Jumat(23/01), seorang Warga Binaan atas nama Atong secara resmi memeluk agama Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Al-Ihsan Lapas Kelas IIA Bengkalis.

Kegiatan pengucapan dua kalimat syahadat ini dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan kerohanian Islam yang rutin dilakukan di Lapas Bengkalis. Prosesi tersebut dipandu oleh Ustaz Muhammad Farduka dan diikuti oleh 36 orang WBP santri, serta disaksikan langsung oleh petugas pemasyarakatan.

Pengawasan kegiatan dilakukan oleh Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkemaswat), staf Bimkemaswat, serta petugas jaga, guna memastikan kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan khidmat.

Kasubsi Bimkemaswat Lapas Kelas IIA Bengkalis, Raja Ade Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pembinaan spiritual bagi warga binaan.
“Pengucapan dua kalimat syahadat ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan awal perjalanan spiritual bagi warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kami berharap keimanan yang baru tumbuh ini dapat menjadi bekal perubahan positif selama menjalani masa pidana dan setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, WBP yang telah resmi menjadi mualaf, Atong, mengungkapkan rasa syukur dan harunya setelah mengucapkan dua kalimat syahadat.
“Saya merasa tenang dan bersyukur bisa mendapatkan hidayah di tempat ini. Semoga saya bisa istiqamah menjalankan ajaran Islam dan menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis terus berupaya menghadirkan pembinaan keagamaan yang humanis dan bermakna, sebagai bagian dari proses pemasyarakatan untuk membentuk warga binaan yang beriman, bertanggung jawab, dan siap kembali ke tengah masyarakat.

(Linda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250