Berita

Pimred Cakrarepublik.com Dicatut, Pelaku Gunakan Identitas Palsu untuk Hubungi Mitra

8
×

Pimred Cakrarepublik.com Dicatut, Pelaku Gunakan Identitas Palsu untuk Hubungi Mitra

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru – Pemimpin Redaksi media online cakrarepublik.com, Masdi, mengalami perbuatan tidak menyenangkan berupa pencatutan identitas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Pelaku diduga menggunakan Kartu Identitas milik Masdi tanpa izin untuk melancarkan aksinya. Senin 13 April 2026.

Modus yang digunakan pelaku yakni dengan menghubungi sejumlah mitra kerja dan relasi Pimred cakrarepublik.com melalui aplikasi pesan singkat menggunakan nomor yang berbeda. Dalam aksinya, pelaku berpura-pura menjadi Masdi dan berkomunikasi seolah-olah benar berasal dari yang bersangkutan.

Akibat kejadian tersebut, berpotensi menimbulkan kesalahpahaman hingga kerugian bagi pihak-pihak yang menerima pesan dari pelaku. Untuk itu, Masdi menegaskan bahwa dirinya hanya memiliki satu nomor aktif yang digunakan untuk keperluan komunikasi resmi.

“Perlu kami tegaskan, saya hanya menggunakan satu nomor aktif yaitu +62 821-7068-0086. Jika ada pihak lain yang mengatasnamakan saya dengan nomor berbeda, maka itu dipastikan bukan saya,” tegasnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh mitra kerja, relasi, maupun masyarakat luas agar lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap pesan yang mengatasnamakan dirinya tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.
Himbauan:
1. Masyarakat diminta untuk selalu melakukan konfirmasi langsung ke nomor resmi sebelum menanggapi atau memenuhi permintaan yang mencurigakan.

2. Tidak memberikan data pribadi, informasi penting, maupun bantuan dalam bentuk apapun kepada pihak yang tidak jelas kebenarannya.

3. Segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan indikasi penipuan atau pencatutan identitas.

4. Menyebarluaskan informasi ini sebagai bentuk kewaspadaan bersama agar tidak ada pihak lain yang menjadi korban.

Kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya kejahatan digital yang memanfaatkan identitas orang lain demi keuntungan pribadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250