BeritaBlogDaerahPolriRiauRohil

Hari Bhayangkara ke 80 Festival seni silat budaya Melayu di TPTM, antusias masyarakat yang datang bukan hanya dari Rohil, bahkan dari luar kabupaten Rohil

399
×

Hari Bhayangkara ke 80 Festival seni silat budaya Melayu di TPTM, antusias masyarakat yang datang bukan hanya dari Rohil, bahkan dari luar kabupaten Rohil

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 37;

Cakrarepublik.com –TPTM — Festival seni silat Budaya Melayu dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 80 sukses digelar pada Jumat malam (03/07/2026), yang berlangsung di halaman mapolsek Tanah putih tanjung melawan (TPTM), kelurahan Melayu besar kota, kecamatan TPTM, kabupaten Rokan hilir

 

Antusiasme masyarakat terlihat jelas,  karena memadati halaman mapolsek TPTM, bahkan masyarakat yang datang untuk melihat langsung bukan saja dari kecamatan TPTM ,bahkan dari luar daerah seperti kubu, sekeladi, hingga dari Duri,  ini menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap seni bela diri tradisional silat 21 maupun silat 3 bulan ini.

Salah satu masyarakat Ahmad Sukri  dari  Duri kabupaten Bengkalis, sengaja jauh – jauh datang hanya untuk melihat festival silat budaya Melayu ini,

 

” Saya bersama keluarga  dari Duri sengaja datang untuk melihat festival silat ini, selama ini saya hanya mendengar bahwa asal muasal silat 21 hari dari Tanah putih tanjung melawan dengan tuan guru ki judo, yang sekarang makamnya ada di kepenghuluan mesah dan malam ini saya melihat langsung  pesilat dari Tanah putih ini bermain” kata Ahmad Sukri dengan gemetar

 

”  terima kasih kepada kepolisian yang telah mengadakan festival ini terkhusus Polsek Tanah putih tanjung melawan  ” tutup   Ahmad sukri

 

Di tempat yang sama Kapolsek TPTM IPTU Kodam firman Sidabutar saat dikonfirmasi  awak media mengatakan  festival seni silat budaya Melayu dalam rangka HUT Bhayangkara ke 80 bertujuan untuk membangkitkan dan melestarikan  seni silat budaya Melayu,  membangkik kan batang teondam” kata Kapolsek TPTM

 

Lebih lanjut, Kapolsek mengatakan pencak silat bukan hanya menghadirkan gerak tubuh,tetapi juga membangkitkan nilai nilai luhur, adab,  disiplin,tanggung jawab dan keberanian

 

“Pencak silat bukan hanya menghadirkan gerak tubuh, tetapi juga nilai-nilai luhur seperti disiplin, Adab,  tanggung jawab, dan keberanian,” terang Kapolsek

 

Menurutnya, disamping itu  juga, kegiatan ini sangat tepat dijadikan ajang silaturahmi antara Polri dan masyarakat, dan dirinya berharap kedepannya kegiatan  pencak silat seperti ini akan selalu di lakukan baik di  kecamatan maupun di kabupaten nantinya

” Kami berharap kegiatan serupa kedepannya akan selalu dilakukan baik itu di kecamatan maupun di kabupaten ”  tutup Kapolsek

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250