DUMAI – Peran aktif Bhabinkamtibmas dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus ditunjukkan melalui pendampingan dan pengawasan langsung terhadap peternakan masyarakat. Upaya tersebut terlihat dalam kegiatan pengecekan Pekarangan Pangan Bergizi yang dilaksanakan di BTN Taman Mitra RT 03, Kelurahan Bukit Timah, Kota Dumai, Sabtu (30/5/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Timah, AIPTU Sutrisno, bersama pelaku usaha peternakan ayam dengan melakukan pengecekan terhadap kandang ayam milik Rio Harahap. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah nyata Polri dalam mendukung dan mengawal program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Dalam pengecekan tersebut, AIPTU Sutrisno memastikan kondisi kandang dan ternak ayam berada dalam keadaan baik. Peternakan yang memiliki kandang berukuran kurang lebih 4,5 meter x 25 meter itu tampak terawat dengan baik, sementara kondisi ayam dalam keadaan sehat dan berkembang sesuai harapan.
Selain melakukan pemantauan, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi serta menjalin koordinasi dengan pemilik peternakan agar terus menjaga kualitas perawatan ternak dan kebersihan lingkungan kandang. Pendampingan ini bertujuan untuk mendorong keberhasilan usaha peternakan rakyat sekaligus meningkatkan produktivitas sebagai sumber pangan yang berkelanjutan.
AIPTU Sutrisno menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian dan peternakan merupakan bentuk dukungan terhadap program strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan semangat serta rasa aman bagi para petani dan peternak dalam mengembangkan usahanya.
Melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat, sektor peternakan di tingkat lokal diharapkan terus tumbuh dan menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ketersediaan pangan, meningkatkan kesejahteraan warga, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan di Kota Dumai.
(LINDA)













