BeritaDumaiKesehatan

Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Dumai, Dinkes Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Rumah

517
×

Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Dumai, Dinkes Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Rumah

Sebarkan artikel ini

Dumai – Kualitas udara di Kota Dumai dilaporkan mengalami penurunan signifikan akibat kabut asap yang dipicu kebakaran lahan dan hutan (karhutla) dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini mulai berdampak pada kesehatan dan aktivitas masyarakat.

Paparan kabut asap diketahui berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut, iritasi mata, hingga sesak napas, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Menyikapi situasi tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, khususnya pada malam hari ketika kondisi udara cenderung semakin memburuk.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, dr. Syaiful, menyampaikan bahwa langkah ini penting untuk meminimalisir risiko paparan partikel berbahaya di udara.

“Kondisi udara di Kota Dumai mengalami penurunan, terutama pada malam hari. Jika tidak terlalu penting, sebaiknya masyarakat tetap berada di dalam rumah untuk menghindari paparan langsung,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Ia menambahkan, bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah karena keperluan mendesak, penggunaan masker sangat dianjurkan sebagai bentuk perlindungan diri.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menjaga kondisi kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan pelindung diri, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala gangguan pernapasan.

Dinkes Dumai turut mengingatkan masyarakat agar terus memantau perkembangan kualitas udara melalui sumber resmi pemerintah serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memperparah kondisi kabut asap.

“Kita berharap dengan kerja sama semua pihak, dampak buruk kabut asap ini bisa diminimalisir, sembari menunggu kondisi cuaca membaik dan turunnya hujan,” tambahnya.

Sementara itu, kebakaran lahan dan hutan di wilayah Dumai hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Sejumlah titik api masih terpantau di beberapa kawasan, di antaranya Kecamatan Medang Kampai, Dumai Timur, hingga Bukit Kapur.

Kepulan asap putih tebal terlihat membumbung tinggi di sejumlah lokasi dan mulai mengganggu jarak pandang serta kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari. Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus berupaya melakukan penanganan agar kebakaran dapat segera dikendalikan.

 

(Nurlinda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250