CAKRAREPUBLIK.com.DUMAI – Berangkat dari keprihatinan melihat masih banyak anak tempatan dan masarakat yang kesulitan mendapatkan pekerjaan di daerah sendiri, Rahmayani atau Yeni Jati mengambil langkah . Ia membentuk Komunitas Pencari Kerja Kota Dumai (KPKD) sebagai wadah perjuangan bagi masyarakat yang menganggur maupun pekerja yang merasa hak-haknya dirampas.
Menurut Yeni Jati, sudah saatnya anak tempatan tidak lagi menjadi penonton di tengah berkembangnya dunia industri di Kota Dumai.
KPKD hadir untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat yang mengalami PHK sepihak, pemutusan kontrak yang dinilai tidak adil, hingga persoalan hak-hak normatif pekerja.
Pertemuan perdana KPKD digelar di kediaman Yeni Jati di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Bumi Ayu, Jumat sore. Turut hadir Dewan Penasehat KPKD Kimlan Antoni, Advokat Raja Junaidi, S.H., moderator Dian Purnama Ayu (Popy), dan para anggota komunitas.
Dalam sambutannya, Yeni Jati menegaskan KPKD tidak akan tinggal diam apabila ada anak tempatan atau pekerja yang diperlakukan tidak adil.
Kalau ada anak tempatan yang ditindas, haknya diabaikan, atau pekerja yang dizalimi, jangan takut melapor. KPKD siap mendampingi, memperjuangkan hak mereka melalui Disnaker hingga jalur hukum jika diperlukan. Kami hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan keadilan,” tegas Yeni Jati.
Yeni juga menegaskan bahwa perjuangan KPKD bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata untuk menjadi tempat mengadu dan memperjuangkan hak-hak masyarakat tanpa mengedepankan kepentingan pribadi.
Sementara itu, Dewan Penasehat KPKD, Kimlan Antoni, menegaskan komunitas tersebut bergerak atas dasar kepedulian sosial dan kemanusiaan.
KPKD bukan organisasi yang mencari keuntungan. Kami hadir untuk membela hak anak tempatan dan pekerja yang membutuhkan pendampingan,” ujarnya.
Selain membuka ruang advokasi, KPKD juga membekali para pencari kerja dengan pelatihan penyusunan CV, strategi menghadapi wawancara kerja, peningkatan kemampuan bahasa Inggris, kedisiplinan, etika kerja, dan penguatan kompetensi agar mampu bersaing di dunia industri.
Di bawah kepemimpinan Yeni Jati, KPKD menegaskan komitmennya menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak pekerja dan membuka peluang yang lebih luas bagi anak tempatan agar tidak lagi menjadi penonton di tanah kelahirannya sendiri.
(LINDA)













