DumaiPolri

Polri Kawal Ketahanan Pangan dari Akar Rumput, Kebun Pare Warga Gurun Panjang Berhasil Panen

522
×

Polri Kawal Ketahanan Pangan dari Akar Rumput, Kebun Pare Warga Gurun Panjang Berhasil Panen

Sebarkan artikel ini

 

CAKRAREPUBLIK .com.DUMAI – Polri mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional tidak hanya sebatas imbauan. Di lapangan, jajaran Polsek Bukit Kapur terus bergerak mendampingi masyarakat untuk memastikan lahan produktif warga memberikan hasil nyata bagi kebutuhan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga.

 

Pada Senin (15/06/2026), Bhabinkamtibmas Kelurahan Gurun Panjang AIPDA Ardian Kurniawan, S.T. bersama petani melakukan pengecekan Pekarangan Pangan Bergizi milik Sdr. Adul di Jalan Utama RT 01, Kelurahan Gurun Panjang, Kecamatan Bukit Kapur.

 

Di atas lahan seluas 30 x 35 meter, tanaman pare yang dibudidayakan tumbuh subur dan telah memasuki masa panen pada usia 45 hari. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal mampu mendukung ketersediaan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, Bhabinkamtibmas juga memberikan pendampingan dan berkoordinasi dengan petani terkait perawatan tanaman agar produktivitas tetap terjaga dan hasil panen semakin maksimal.

 

Kapolsek Bukit Kapur IPTU Zulfahli, S.H., M.H. menegaskan bahwa Polri akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata.

 

Kegiatan ini mendapat perhatian dan dukungan penuh dari Wakapolres Dumai, Kabag Ops Polres Dumai, serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Dumai sebagai bagian dari upaya bersama mengawal program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.

 

Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, pekarangan yang sebelumnya biasa kini mampu menjadi sumber pangan bergizi yang bernilai ekonomi. Langkah nyata inilah yang terus didorong Polsek Bukit Kapur sebagai bagian dari kontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat paling bawah, yakni lingkungan masyarakat itu sendiri.

(LINDA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250