CAKRAREPUBLIK.com.DUMAI – Bank Indonesia (BI) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) resmi melepas Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 dari Mako Lanal Dumai, Selasa (21/7/2026). Pelepasan ini menjadi bukti negara menghadirkan Rupiah hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T), sekaligus memperkuat ekonomi Indonesia.
Seremoni diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, tari persembahan, pembukaan oleh MC, dan doa bersama. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Bank Indonesia, Mabes TNI Angkatan Laut, dan Pimpinan Daerah.
Dalam sambutannya, Bank Indonesia menegaskan bahwa Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan komitmen negara untuk memastikan masyarakat di pulau-pulau terluar memperoleh uang Rupiah layak . Melalui semangat “Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah”, BI terus mengajak masyarakat mencintai Rupiah, bangga menggunakan Rupiah sebagai identitas bangsa, serta memahami peran strategis Rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah dan simbol Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Mabes TNI Angkatan Laut Agung Nugroho Kusumaji, menegaskan kesiapan TNI AL mendukung penuh pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat melalui pengerahan Kapal Republik Indonesia (KRI) untuk menjangkau wilayah kepulauan dan perbatasan. Sinergi TNI AL dan Bank Indonesia menjadi bukti bahwa menjaga kedaulatan Rupiah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari menjaga kedaulatan NKRI.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, mengapresiasi sinergi Bank Indonesia dan TNI AL dalam menghadirkan Rupiah hingga ke wilayah terluar. Menurutnya, Ekspedisi Rupiah Berdaulat menjadi wujud nyata kehadiran negara sekaligus memperkuat semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata , TNI AL dan Forkopimda Kota Dumai, penandatanganan komitmen bersama mengawal kewajiban penggunaan Rupiah di wilayah perbatasan, penyematan rompi kepada Tim ERB 2026, serta foto bersama sebelum rombongan bergerak menuju Dermaga A Pelindo I Dumai dan pemotongan pita melepas KRI Lepu-861 beserta Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat.
Tim ERB 2026 dijadwalkan menjalankan misi pada 21–27 Juli 2026 dengan menyasar Pulau Rupat, Pulau Bengkalis, Pulau Mendol, Sei Guntung, dan Pulau Tebing Tinggi, guna mendistribusikan uang Rupiah layak edar sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.
Pecahan uang Rupiah Rp50.000 Tahun Emisi 2022 berhasil dinobatkan sebagai mata uang dengan sistem keamanan terbaik kedua di dunia oleh lembaga BestBrokers. Pengakuan tersebut diberikan berkat penerapan 17 fitur pengaman modern, termasuk teknologi microlenses yang menjadi salah satu sistem keamanan tercanggih pada uang kertas.
Prestasi ini semakin menegaskan kualitas Rupiah sebagai mata uang yang aman, terpercaya, dan membanggakan tingkat internasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung Nugroho Kusumaji, Deputi Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia I Gede Arnawa, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Sunarso, Komandan KRI Lepu-861 Mayor Laut (P) Pradipta Asky Rismawan,Ketua DPRD ,TNI, Kepolisian, serta , Bea Cuakai unsur Forkopimda Kota Dumai, instansi vertikal, perbankan, serta tamu undangan lainnya.
Ekspedisi Rupiah bukan sekadar mengantarkan uang ke pulau-pulau terluar. Lebih dari itu, ekspedisi menegaskan kehadiran negara, memperkokoh persatuan bangsa, serta memastikan Rupiah tetap sebagai simbol kedaulatan Indonesia hingga ke setiap wilayah NKRI.
(LINDA)













