CAKRSRRPUBLIK.com.DUMAI – Ketahanan Pangan Nasional tidak menjadi slogan. Di Kelurahan Bukit Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, jajaran Polri menunjukkan aksi nyata dengan turun pertanian warga untuk memastikan program pekarangan pangan bergizi berjalan optimal dan mampu menghasilkan panen yang maksimal.
Senin (22/6/2026) sekira pukul 09.30 WIB, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Kapur AIPTU Subandi bersama petani melakukan pengecekan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) milik Komarudin yang berada di Jalan Kebun RT 06. Lahan seluas 10 x 25 meter tersebut ditanami pare yang saat ini telah berusia 42 hari dan dalam kondisi tumbuh subur serta terawat dengan baik.
Pengecekan dilakukan bentuk pendampingan berkelanjutan sekaligus memastikan tanaman mendapatkan perawatan maksimal sehingga target panen dapat tercapai. Selain memantau perkembangan tanaman, Bhabinkamtibmas melakukan koordinasi dan memberikan motivasi kepada petani agar tetap konsisten dalam pemeliharaan hingga masa panen tiba.
Kapolsek Bukit Kapur Zulfahli, S.H., M.H. menegaskan, kehadiran personel Polri di sektor pertanian merupakan implementasi nyata instruksi pimpinan dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam memperkuat ketahanan pangan. Pendampingan dilakukan Bhabinkamtibmas bertujuan memastikan setiap
lahan produktif masyarakat mampu memberikan hasil nyata, meningkatkan kesejahteraan warga, serta menopang ketahanan pangan nasional,” tegas Kapolsek.
Program pendampingan pekarangan pangan bergizi ini mendapat perhatian dan dukungan penuh dari Wakapolres Dumai, Kabag Ops Polres Dumai, serta (PJU) Polres Dumai, sebagai bagian dari komitmen institusi Polri untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga kamtibmas, tetapi juga sebagai mitra dalam mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan.
Langkah yang dilakukan Polsek Bukit Kapur ini menjadi bukti bahwa ketahanan pangan nasional dimulai dari tingkat paling bawah, melalui sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam mengelola lahan pekarangan menjadi sumber pangan bergizi yang bernilai ekonomi dan bermanfaat.
(LINDA)













