DumaiPolri

Polsek Bukit Kapur Kawal Distribusi BBM, Tiga SPBU Dipastikan Aman dan Kondusif

571
×

Polsek Bukit Kapur Kawal Distribusi BBM, Tiga SPBU Dipastikan Aman dan Kondusif

Sebarkan artikel ini

CAKRAREPUBLIK.com.DUMAI – Polsek Bukit Kapur menunjukkan komitmennya dalam mengawal stabilitas pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Bukit Kapur, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 12.30 WIB difokuskan pemeriksaan ketersediaan stok BBM, kesesuaian harga jual, mekanisme penyaluran BBM bersubsidi melalui QR Code MyPertamina, serta situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan SPBU. Langkah dilakukan untuk memastikan distribusi BBM tetap lancar, mencegah potensi penyimpangan, serta menjamin kebutuhan energi masyarakat terpenuhi.

Tiga SPBU yang menjadi sasaran pengecekan yakni SPBU 14.288.601 Bagan Besar PT Pertamina Retail, SPBU 14.288.671 PT Khatulistiwa Lintas Mandiri, dan SPBU 13.288.632 PT Energisindo Gas Nusantara.

Dari hasil pemeriksaan, SPBU 14.288.601 Bagan Besar masih memiliki stok Pertalite 13.543 liter, Pertamax Turbo 11.792 liter, Dexlite 11.919 liter, dan Bio Solar 5.522 liter, sedangkan Pertamax 92 tidak tersedia. Harga jual seluruh jenis BBM dipastikan masih sesuai ketentuan pemerintah, yakni Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax Turbo Rp20.150 per liter, Dexlite Rp20.550 per liter, Bio Solar Rp6.800 per liter, dan Pertamax 92 Rp17.000 per liter.

Di SPBU 14.288.671 PT Khatulistiwa Lintas Mandiri, petugas mencatat stok Pertalite 14.970 liter, Dexlite 7.630 liter, dan Pertamax 92 5.265 liter, sementara Pertamax Turbo dan Bio Solar belum tersedia. Harga jual tetap sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, SPBU 13.288.632 PT Energisindo Gas Nusantara tercatat memiliki stok BBM terbesar, yakni Pertalite 22.996 liter, Pertamax Turbo 10.514 liter, Dexlite 28.926 liter, Bio Solar 25.141 liter, dan Pertamax 92 10.608 liter. Seluruh harga BBM dipastikan masih mengikuti ketentuan resmi pemerintah.

Petugas memastikan seluruh SPBU yang menyalurkan BBM bersubsidi telah menerapkan sistem QR Code MyPertamina sesuai aturan. Batas maksimal pengisian BBM bersubsidi bagi setiap jenis kendaraan diberlakukan sebagaimana ketentuan yang berlaku di masing-masing SPBU.

Selain memeriksa stok dan harga, personel Polsek Bukit Kapur melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat di lokasi SPBU. Hasilnya, tidak ditemukan antrean panjang, penumpukan kendaraan, maupun indikasi gangguan distribusi BBM. Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, personel juga melaksanakan pengaturan lalu lintas di sekitar SPBU.

Secara keseluruhan, hasil sidak memastikan stok BBM di tiga SPBU dalam kondisi aman, harga jual tetap sesuai ketentuan pemerintah, distribusi BBM bersubsidi berjalan tertib melalui sistem QR Code MyPertamina, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman, lancar, dan kondusif.

(LINDA)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250