CAKRAREPUBLIK.com.DUMAI – Melalui Asisten II Sekretariat Daerah Kota Dumai, Hj. Yusmanidar, S.Sos., M.Si., Pemko Dumai menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kemah Sastra Seni Budaya ASEAN 2026, event budaya internasional yang digagas Tantri Subekti, S.Pd.
Pernyataan tersebut disampaikan Yusmanidar saat memimpin dialog dan rapat koordinasi persiapan Kemah Sastra Seni Budaya ASEAN 2026 di Gedung Wan Dahlan Ibrahim (Media Center), Selasa (4/8/2026), yang dihadiri Kepala Pariwisata Kota Dumai Agus Gunawan, S.Sos., unsur Forkopimda, camat, lurah, instansi terkait, serta jajaran panitia.
Yusmanidar menegaskan, Pemerintah Kota Dumai tidak hanya memberikan dukungan secara moral, tetapi juga siap bersinergi agar event berskala ASEAN tersebut sukses dan menjadi agenda budaya tahunan yang membanggakan masyarakat Dumai.
Kemah Sastra Seni Budaya ASEAN 2026 memiliki nilai strategis bagi Kota Dumai. Ini adalah kesempatan emas untuk memperkenalkan budaya Melayu, pariwisata, ekonomi kreatif, sekaligus membangun citra Dumai di tingkat internasional. Pemerintah Kota Dumai mendukung penuh kegiatan ini dan berharap menjadi agenda tahunan,” tegas Yusmanidar.
Menurutnya, kehadiran delegasi dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, dan Singapura akan menjadi bukti bahwa Dumai memiliki kemampuan menjadi tuan rumah event budaya internasional yang berkualitas.
Ketua Panitia Tantri Subekti, S.Pd. mengatakan Kemah Sastra Seni Budaya ASEAN 2026 merupakan ruang diplomasi budaya yang mempertemukan seniman, budayawan, akademisi, sastrawan, hingga insan perfilman dari lima negara ASEAN dalam semangat persaudaraan serumpun.
Kami ingin Dumai tidak hanya dikenal sebagai kota industri dan pelabuhan, tetapi juga sebagai kota budaya Melayu yang mampu menjadi pusat pertemuan seni dan sastra di kawasan ASEAN. Inilah langkah awal membangun panggung budaya internasional dari Dumai,” ujar Tantri.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Dumai, Agus Gunawan, menyatakan pihaknya siap bersinergi menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia optimistis Kemah Sastra Seni Budaya ASEAN mampu menjadi ikon budaya baru yang memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Dumai.
Kemah Sastra Seni Budaya ASEAN 2026 akan digelar pada 11–13 September 2026 di Pantai Tantrayana, Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai. Sekitar 150 peserta dari lima negara ASEAN akan mengikuti dialog sastra, pertunjukan seni budaya, promosi kuliner tradisional, wisata bahari, hingga berbagai kegiatan yang mempererat hubungan budaya serumpun.
Dukungan tegas yang disampaikan Asisten II Hj. Yusmanidar menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kota Dumai menaruh harapan besar agar Kemah Sastra Seni Budaya ASEAN 2026 tidak berhenti sebagai event perdana, melainkan tumbuh menjadi agenda internasional tahunan yang mampu mengharumkan nama Dumai sebagai gerbang budaya Melayu di Asia Tenggara.
(Linda)













