CAKRAREPUBLIK.COM.DUMAI – Ketika saudara sebangsa sedang tertimpa bencana, mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir (ITBRP) memilih bergerak, bukan sekadar bersimpati.
Selama tiga hari, BEM ITBRP bersama HMTI, HMTS, HIMI dan HMBD turun langsung ke jalan menggalang bantuan untuk warga terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Aksi dilakukan di Simpang Empat depan Polres Dumai dan Lampu Merah Bumi Ayu dan Bukit Gelangan Mahasiswa berdiri di tengah lalu lintas, mengetuk hati pengguna jalan, mengajak masyarakat ikut meringankan beban saudara yang sedang menghadapi masa sulit.
Dari aksi tersebut, terkumpul Rp14.515.000, termasuk donasi melalui QRIS.
Rinciannya, hari pertama Rp5.243.000 dengan QRIS Rp10.000, hari kedua Rp4.547.000 dengan QRIS Rp10.000, dan hari ketiga Rp4.725.000 dengan QRIS Rp100.000.
Donasi kemudian disalurkan melalui Kitabisa. Berdasarkan bukti transaksi, Rp14.520.000 berhasil disalurkan pada 24 Agustus 2026 pukul 19.06 WIB untuk membantu warga terdampak gempa NTT.
Ketua BEM ITBRP sekaligus Koordinator Aksi, Rafii Putra, menegaskan bahwa jarak bukan alasan untuk menutup mata terhadap penderitaan saudara sebangsa.
“Jarak bukan alasan untuk diam. Ketika saudara kita membutuhkan, kami memilih turun ke jalan dan mengetuk hati masyarakat.”
Bagi mahasiswa ITBRP, aksi ini bukan sekadar mengumpulkan uang. Ini adalah bentuk nyata solidaritas dan kepedulian terhadap sesama anak bangsa.
Mereka mungkin jauh di NTT. Tetapi penderitaan mereka tidak boleh terasa jauh di hati kita.
Dumai bergerak. Mahasiswa bergerak. Untuk NTT, untuk kemanusiaan.
(Linda)













