BeritaDumaiTNI

Mayor Arhanud Agum Gumilar .ST.han Menghadiri Kesiapsiagaan Karhutla Jadi Fokus Utama di Dumai

511
×

Mayor Arhanud Agum Gumilar .ST.han Menghadiri Kesiapsiagaan Karhutla Jadi Fokus Utama di Dumai

Sebarkan artikel ini

DUMAI – Kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus diperkuat. Dalam rangkaian Apel Siaga Karhutla 2026 di Kota Dumai, peran unsur pertahanan udara melalui Denarhanud 004/WSBY turut menjadi sorotan, di bawah komando Mayor Agum yang memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam mendukung penanggulangan bencana.

Apel siaga yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup RI ini menegaskan bahwa kondisi gambut yang kering saat musim kemarau menjadi ancaman serius. Penurunan muka air tanah gambut berpotensi memicu karhutla jika tidak diantisipasi sejak dini.

Kami bersama Menkopolhukam terus berinisiatif melakukan langkah-langkah pencegahan karhutla. Apel siaga di Kota Dumai ini merupakan lanjutan dari apel siaga sebelumnya. Kita hadir di level kabupaten/kota untuk menguatkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan karhutla,” tegas Menteri LH RI.

Ia menambahkan, langkah strategis yang harus segera dilakukan adalah menyusun perencanaan dini, terutama pada daerah prioritas yang memiliki riwayat karhutla berulang, wilayah dengan penurunan muka air gambut, serta kawasan yang dipantau melalui sistem Fire Danger Rating System (FDRS) dari BMKG untuk melihat curah hujan dan kelembapan.

Usai apel siaga, Menteri LH RI bersama rombongan melanjutkan agenda dengan Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Karhutla Tahun 2026 di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim, Pemko Dumai. Rapat ini menjadi forum penting dalam menyatukan langkah lintas sektor, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, dan dunia usaha.

Sehari sebelumnya, rombongan juga melakukan kunjungan kerja ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar di Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru, serta meninjau proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Jalan Garuda Sakti, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.

Kehadiran Mayor Agum bersama jajaran Denarhanud 004/WSBY menunjukkan kesiapan TNI dalam mendukung penanganan karhutla, baik dalam aspek pengamanan wilayah, mobilisasi personel, hingga dukungan operasional di lapangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat tinggi Kementerian Lingkungan Hidup, di antaranya Deputi Penegakan Hukum, Deputi Tata Lingkungan Sumber Daya Alam Berkelanjutan, Direktur Penanggulangan Karhutla (Karla), Direktur Sanksi Administrasi, Direktur Penegakan Hukum Pidana, hingga pejabat dari Kemenko Polhukam dan KLH.

Dari Provinsi Riau, hadir unsur Forkopimprov seperti Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Riau yang mewakili Gubernur, Panglima Kodam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, serta Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto.
Sementara dari Kota Dumai, hadir Wakil Wali Kota, Ketua DPRD, Sekda, Dan Grup 3 Kopassus, Danlanal Dumai, Dandim 0320/Dumai, Dansatrad 104, Kapolres Dumai, serta unsur Forkopimda lainnya termasuk BPBD, Satpol PP, hingga para camat se-Kota Dumai.

Selain itu, sejumlah perusahaan besar juga turut ambil bagian, di antaranya PT Pertamina Hulu Rokan, PT Pertamina Gas, PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, PT Oleokimia Sejahtera Mas, Sinar Mas Group, Astra Agro Lestari, First Resources,Musim Mas, hingga Salim Ivomas Pratama.

Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan dunia usaha ini diharapkan mampu menekan potensi karhutla di Riau, khususnya di wilayah gambut yang sangat rentan terbakar saat musim kemarau.
(LINDA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250